setiawati(terapi humanistik)


Assalamualikum warohmatullahiwabarokatuh
Nama saya setiawati dari Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. saya akan menjelaskan sedikit tentang terapi Humanistik yang di kembangkan oleh Carl Rogers. Semoga bermanfaat dan selamat membaca
                                    

Terapi Humanistik
            Terapi psikodinamika cenderung berfokus pada proses-proses bawah sadar seperti konflik internal. Sebaliknya terapi humanistik berfokus pada pengalaman subjek yang disadari.seperti terapi prilaku terapi humanistik berfokus pada yang dialami klien saat ini – disini-sekarang- dimasalalu. Kan tetapi ada juga persamaan antar terapi psokodinamika dan humanistik. Keduanya mengasumsikan bahwa masalalu mempengaruhi prilaku dan perasaan pada masa kini dan kedua mencoba untuk memperluas self-insight klien.  Adapun beberapa bentuk utama terapi humanistik adalah terapi pada individu (person-contered-therapy). Disebut juga terapi pada klien (klien-centered-therapy)  yang di kembangkan oleh psikolog Carl Rogers.
Carl Rogers
             Carl Rogers lahir pada 8 januari 1902 di Oak Park, Illionis. Keluarga Rogers merupakan penganut agama yang sangat kental kedua orang tua mengatur prilaku Rogers sangat detail. Dia tidak bisa mengekpresikan diri dan bergaul pada teman yang lain Rogers merasa ayah dan ibu tidak adil mereka lebih menyayangi kakaknya, karena itulah Rogers menjadikan kakaknya sebagai saingan (Schult dan Schult 2011) dengan itu Rogers lebih menjadi penyendiri dan sangat menyukai baca buku (Hagenhahn,2009).
            Pata tahun 1920an Rogers mengikuti pederasi mahasiswa kristen di cina dan pada saat itulah Rogers petrama kali bertemu banyak orang dengan latar belakang yang berbeda-beda. Moment inilah yang membawa pengaruh besar bagaimana ia memandang  dirinya sendri dan ajaran orangtua nya  yang membawa pengaruh besar terhadap dirinya saat mengalami ujian,yang akhirnya ia tinggalkan.
            Awalnya Rogers mengikuti ilmu pertanian atas permintaan ayahnya dan kemudian menekuni ilmu sejarah. Perkenalan ia pertama kali dengan ilmu psikologi saat pertama kali  di New York bersama istri dan anaknya lalu dia mengambil kursus psikologi dan pendidikan di Columbia University. Pada tahun 1928 dan mendapat gelar master psikologi klinis dan 1931 disertai pengukuran tentang pengukuran kepribadian pada anak.
            Karir kerjanya yang dimulai di Child study departement of the sociaty for the Prevation of cruelty to Children di Rochester,New York. Kemudian dia menyaksikan banyak terapis menggunakan psikoanalisis dalam menangani pasien. Awalnya Rogers mengikuti prosedur yang ada namun kemudian ia menyampaikan kritik dan mengembangkan psikoterapi tersendiri yang disebut dengna Client Centered therapy.  Pata tahun 1939 Rogers mempublikasikan bukunya yang bertema The Clinical Treatment of the Problem child. Melalui itulah Rogers diangkat sebagai Ohio State University. Pada tahun 1942 Rogest  mempublikasikan buku keduanya yang berjudul counseling and psikotherapy : newer consept in practice. Buku ini di anggap revulusioner dan menjadi alternatif dari psikoterapi ala psikoanalisis.
            Konstribusi Rogers dibidang Psikologi sangat besar pada tahun 1946-1947 Rogers menjabat  sebagai Presiden APA. Rogers mendapat Distinguished Scienetific Contribution  award dari APA sebanyak 2 kali tahun 1956 dan 1972. Karena Rogers adalah salah satu orang psikologi yang mendapat penghargaan dari APA sebanyak 2 kali. Weckowicz 1981 menyebutkan bahwa Rogers termasuk tokoh yang sangat berperan penting dalam psikologi humanistik.
Terapi Pusat Individu (ROGERS 1951)
            Rogers percaya bahwa orang-orang memiliki kecenderungan motivasional alami kearah pertumbuhan, pemenuhan, dan kesehatan. Dalam pandangan rogers gangguan psikologis berkembang sebagian besar akibat hambatan yang ditempatkan oleh orang lain dalam perjalanan kearah self-actualization.  Bila orang lain memberikan penerimaan yang selektif  terhadap perasaan atau prilaku kita pada masa kecil, kita dapat memungkiri bagian-bagian diri kita yang mendapat kritik. Untuk memperoleh penerimaan sosial, kita mungkin mengenang topeng atau penutup. Kita belajar untuk dilihat tapi tidak untuk didengar dan mungkin orangf akan menjadi tuli terhadap hati nurani kita.
            Orang-orang yang penyesuaian dirinya baik melakukan pilihan dan bertindak secara kondisi sangat dan penerimaan dalam hubungan teraupetik yang membantu klien untuk menjadi lebih sadar dan menerima diri mereka sendiri. Terapi terpusat individu ini berpusat tidak mengarahkan. Terapis menggunakan refleksi pengulangan atau perumusan kembali dari perasaan-perasaan yang di ekpresikan klien tanpa menginterprestasikan atau memberikan penilaian. Cara ini membantu klien untuk mengeksplorasi lebih jauh perasaannya dan hubungan dengan perasaan yang lebih dan bagian diri yang tidak di akui karena kritikan sosial.
            Teknik psikoterapi rogres juga dikenal sebagai psikoterapi nondirektif, karena memang dalam proses psikoterapinya Rogres selalu menghindari pengarahan (direktif). Istilah klien digunakan untuk menggantikan istilah pasien untuk menunjukkan adanya hubungan yang sejajar antara terapis dengan yang diterapi dan bahwa yang diterapi itu adalah orang sehat,orang yang punya wawasan bukan orang sakit.
            Selanjutnya, dalam psikoterapi nondirektif terapis harus berusaha menerima klien sebagaimana adanya, sementara ia pun harus terbuka pada kliennya. Melalui hubungan yang saling menerima, dan melalui upaya bersama antara klien dengan terapis diusahakan menggaloi semua pengalaman dan perasaan klien untuk tercapainya keseimbangan antara berbagai pengalaman dan perasaan yang sesungguhnya terjadi dengan konsep diri klien.menurut Rogers kesenjangan antara konsep diri dan realitas inilah yang menyebabkan gangguan kejiwaan pada klien sehingga untuk menyembuhkan diperlukan upaya penyeimbangn.
            Yang menarik dari Rogers, selain teknbik prosedurnya itu sendiri, adalah juga keberanian Rogers untuk merekam (dengan tape recorder) proses wawancara dalam psikoterapi untuk kemudian membahasnya bersama teman-teman sejawat atau mahasiswa. Dimasa itu keterbukaan semacam itu masih langka dan langkah Rogers dianggap sebagai perintis untuk kemajuan pengembangan metode psikoterapi.

Daftar pustaka
Sarwono,s.2017.berkenalan dengan aliran-aliran dan tokoh-tokoh psikologi.jakarta;pt bulan bintang
Jeffry,Spencer,Beverly,2003, Psikologi abnormal. Erlangga
Agus abdul,Rahman, 2018,Sejarah Psikologi. Depok rajawali



Wassalamualikumwarohmatulaahiwabarokatuh

Komentar