setiawati(fase dewasa awal)


Fase Dewasa awal  ( perkembangan fisik,kognitif dan sosial emosional)

Kapn seorang menjadi orang dewasa?

A.    Menjadi Orang dewasa (dewasa awal 18-25 tahun )
            Masa ini ditandai oleh eksperimen dan eksplorasi. Pada titik ini dalam perkembangan mereka banyak individu banyak mengeksplorasi jalur karir yang ingin mereka ambil, ingin menjadi individu seperti apa dan gaya hidup seperti apa yang mereka inginkan: hidup menjelang hidup bersama atau hidup menikah.
            Setiap kebudayaan membuat perbedaan usia kapan seorang mencapai status dewasa secara resmi. Pada sebagian besar kebudayaan kuno sttus ini tercapai apabila pertumbuhan pubertas sudah selesai atau hampir selesai dan apabila organ kelamin anak berkembang dan mampu memproduksi. Bahkan di amerika seorang anak belum dewasa jika dia belum berusia 21 tahun.  
Fitur kunci baru-baru ini jefrey net mendeskrifsikan 5 ciri dari orang yang beranjak dewasa sebagai berikut.
1.      Eksplorasi identitas khususnya dalam relasi romantis dan pekerjaan
2.      Ketidak stabilan. Perubahan tempat tinggal
3.      Self-focused ( terfokus pada diri)
4.      Feeling in between (merasa seperti berada di peralihan)
5.      Usia dengan berbagai kemungkinan  

B.     Perkembangan fisik
Dimasa dewasa awal, kita hanya meraih poncak peforma fisik. Dimasa ini performa fisik mulai menurun. Kesehatan dan kekuatan otot yang biasanya mulai memperlihatkan tanda-tanda penurunan di usia sekitar 30 tahun. Dagu yang mulai merosot dan perut yang menonjol tidak tampak berkurangnya kelemahan fisik merupakan keluhan yang umum dialami usia 30 an.
a.       Kesehatan
Angka kematian individu dalam rangka beranjak dewasa dua kali lipat lebih besar dari remaja sebagian besarnya adalah anak laki-laki. Meskipun angka kematiannya tinggi. Individu dalam masa beranjak dewasa mengalami masalah kesehatan kronis yang leboih sedikit. Banyak dari mereka yang memiliki kebiasaan buruk terkait akan kesehatan yang akan mempengaruhi kesehatan mereka dimasa nanti.
b.      Pola makan dan berat tubuh
Obesitas adalah sebuah masalah yang serius. 33% orang amerika kelebihan berat badan hingga beresiko mengalami gangguan kesehatan. Hereditas,leftin,set point  dan faktor lingkungan yang berpengaruh pada obesitas. Kebanyakan diet tidak bertahan dalam jangka panjang. Bagi yang berhasil sampai jangka panjang, itu karena mereka juga melakukan olahraga.
c.       Olah raga secara teratur
Olah raga yang dilakukan secara cukup dan teratur dapat memberi keuntungan fisik maupun psikologis.
d.      Penyalah gunaan obat
Pada usia pertengahan 20 sering terjadi penurunan penggunaan obat. Mabuk-mabukan diantara mahasiswa masih menjadi perhatian utama dan dapat menyebabkan mahasiswa bolos kuliah, bermasalah dengan polisi dan melakukan hubungan sek tanpa pelindung. Alkoholisme adalah gangguan yang sangat merusak kesehatan resasi sosial individu.
e.       Seksualitas
Masa dewasa adalah kerangka waktu dimana kebanyakan individu aktif secara seksi dan belum menikah. Orientasi seksualitas individu dipengaruhi kombinasi faktor genetik hormonal kognitif lingkungan.

C.    Perkembangan kognitif

a.       Tahap-tahap kognitif
Menurut piaget berpikir formal operasional dimulai usia 11-15 tahun adalah tahap kognitif yang terakhir. Meskipun jika dilihat dari segi kuantitas jumlah pengetahuan orang dewasa lebih besar dibandingkan remaja, secara kualitatif tahap perkembangan kognitif orang dewasa tidak berbeda dari remaja, beberrapa ahli mengatakan bahwa dimasa mudanya idealisme yang terdapat pada tahap formal operasional mengalami kemunduran yang kemudian digantikan dengan pemikiran yang lebih realistis dan pragmatis beberapa ahli mengusulkan adanya tahap kognitif kelima pemikiran posformal.
b.      Kreativitas
Puncak kreativitas diraih dimasa dewasa seringkali diusia 40an setelah itu menurun. Meskipun demikian, terdapat variasi ekstensif individu untuk hasil kreatif tentang hidup seseorang. Csikszentmihalya mengajukan bahwa langkah pertama yang perlu ditempuh agar berkembang menuju kehidupan yang kreatif adalah melatih rasa ingin tahu dan minat anda.  
D.    Sosial emosional  masa dewasa

1.      Masa dewasa dini sebagai masa dewasa pengaturan
Mencoba berbagai pola kehidupan dimana seseorang akan memilih sesuatu yang menututnya cocok untuk masa depan mereka dan itu memerlukan waktu dan kemantapan
2.      Masa dewasa dini sebagai masa usia refroduktif
Orang yangbelum menikah hingga menyelesaikan pendidikannya atau telah memulai karirnya, mereka tidak akan menjadi orang tua sebelum ia merasa mampu untuk berkeluarga
3.      Masa dewasa sebagai masa brmasalah
Masalah seperti hubungan dengan pasangan, penyesuain diri dalam berbagai aspek kehidupan.
4.      Masa dewasa awal sebagai masa ketegangan emosional
Apabila ia ditempat baru dia akan mengamati dan belajar memahami tempat tersebut dan mungkin dia akan bingung dengan mengalami keresahan emosional.
5.      Masa dewasa awal sebagai masa keterasingan sosial
Berakhirnya pendidikan formal dan tejunnya seseorang kedalam pola kehidupan orang dewasa, yaitu karier perkawinan dan rumah tangga, hubungan dengan teman kelompok menjadi renggang dan keterlibatan dalam kegiatan kelompok.
6.      Masa dewasa awal sebagai masa komitmen
 sewaktu menjadi seorang dewasa, orang-orang muda mengalamin perubahan tanggung jawabb dari seorang pelajar yang ketergantungan pada orang tua menjadi orang dewasa mandiri, maka mereka menentukan pola hifup baru, memikul tanggung jawab baru dan membuat komitmen baru.
7.      Masa dewasa awal sebagai masa penyesuaian diri dengan cara hidup baru
Diantara berbagai penyesuaian diri yang harus dilakukan orang muda terhadap gaya hidup baru yang paling umum adalah penyesuain diri pada pola peran seks atas dasar persamaan derajat (egalitarian) yang menggantikan pembedaan pola peran seks tradisional serta pola baru bagi kehidupan keluarga, termasuk perceraian, keluarga berorang tunggal, dan berbagai pola baru ditempat pekerjaan khusunya pada unit-unit kerja yang besar dan impersonal dibidang bisnis dan industri  


Daftar Pustaka

Hurlock.B Elizabeth,1980,Psikologi Perkembangan, Erlangga
Santrock,W, John,2012,life span development,Erlangga

Komentar